Kursus Kue & Masakan


Selasa, 03 Maret 2015

Dalam materi kuliah Indonesian Cuisine, mahasiswa S1 International Culinary Business menyajikan masakan tradisional dengan konsep fine dining


S1 International Culinary Business 

Menikmati sajian dengan gaya fine dining tidak selalu identik dengan hidangan Western. Mahasiswa S1 International Culinary Business dengan bangga menyajikan masakan tradisional Indonesia dengan konsep fine dining. 



Seperti kita ketahui, fine dining merupakan jamuan makan resmi dengan tingkatan tertinggi dari tata

cara menyantapnya. Mengapa tingkatan tertinggi ?, karena cara penyajian makanan ini benar-benar sangat spesial. Semua makanan akan fully serve sesuai dengan aturan mana dulu makanan yang akan disajikan. Dimulai dari appetizer, main course dan berakhir dengan sajian dessert.
Bersama Chef Yuda Agustian dan Chef Adeline Daniel, dalam materi kuliah Indonesian cuisine, mahasiswa S1 International Culinary Business diajak menyajikan masakan tradisional yang dikemas dengan konsep fine dining. Selain memasak, disinilah mahasiswa juga akan mengenal aturan table manner.

Bertempat dikampus IEU yang ada di jl. Raya Dukuh Kupang No. 157B, mahasiswa S1 International Culinary Business mendisain ruangan bak sebuah restaurant dengan nama "Ngiros Roso" dan balutan iringan gending Jawa. Tampak piranti saji tertata rapi diatas meja, posisi serbet, gelas, sendok dan garpu ditata sedemikian rupa. Ingat, alat makan yang diletakkan dari arah luar adalah yang pertama digunakan sesuai dengan keluarnya makanan.

Lantas, hidangan tradisional apa saja yang disajikan? Dengan porsi makanan yang berukuran kecil, untuk appetizer (menu pembuka) dimulai dengan sajian Siomay Bandung. Salah satu jenis dim sum Indonesia, yang terdiri dari siomay dibuat dari kulit pangsit diisi dengan ikan tenggiri atau udang dan dikukus. Pada penyajiannya ditambah dengan telur rebus, kol dan kentang, lalu disiram dengan saus kacang. Lanjut, sajian sayur asam. Terdiri dari bahan kacang panjang, kacang tanah, buah melinjo dan daun melinjo. Sajian berkuah rasa asam menyegarkan ini semakin menggugah selera makan.



















Sajian berikutnya, menu main course (menu utama) dengan hidangan ayam kremes. Ayam goreng yang menggunakan kremesan ini terasa semakin nikmat dan gurih karena ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Jangan lupa untuk menyajikannya komplit dengan sambal dan lalapnya.


















Terakhir sajian dessert (menu penutup). Kesegaran minuman dawet melengkapi deretan menu fine dining. Jenis minuman ini disajikan dalam bentuk minuman bersantan dan ditambahkan sirup gula merah. Dawet dibuat dari bahan dasar tepung beras ataupun tepung sagu, menggunakan air perasan daun pandan/daun suji sehingga berwarna hijau. Dengan aroma khas yang wangi alami membuat aroma dawet semakin nikmat. Apalagi ditambah buah nangka semakin menambah kelezatan dan aroma dawet.


Sajian tradisional dengan gaya fine dining pun siap untuk dinikmati dan bisa dijadikan peluang bisnis kuliner mahasiswa yang siap bersaing dipasaran. Anda ingin bisa seperti mereka ? Sekolah S-1 International Culinary Business bisa jadi pilihan untuk pendidikan kuliner & bisnis. *Upi



S1 Education Program
“International Culinary Business”

IEU (Indonesian European University)
Surabaya || Jl. Raya Dukuh Kupang No. 157B

Graha Tristar || Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya
Ph. 081233752227 – 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
www.kuliah-sambil-kerja.com
www.tristarculinaryinstitute.com
www.ieu.ac.id

Dalam materi kuliah Indonesian Cuisine, mahasiswa S1 International Culinary Business diajak menyajikan masakan tradisional yang dikemas dengan konsep fine dining


S1 International Culinary Business 

Menikmati sajian dengan gaya fine dining tidak selalu identik dengan hidangan Western. Mahasiswa S1 International Culinary Business dengan bangga menyajikan masakan tradisional Indonesia dengan konsep fine dining. 



Seperti kita ketahui, fine dining merupakan jamuan makan resmi dengan tingkatan tertinggi dari tata

cara menyantapnya. Mengapa tingkatan tertinggi ?, karena cara penyajian makanan ini benar-benar sangat spesial. Semua makanan akan fully serve sesuai dengan aturan mana dulu makanan yang akan disajikan. Dimulai dari appetizer, main course dan berakhir dengan sajian dessert.
Bersama Chef Yuda Agustian dan Chef Adeline Daniel, dalam materi kuliah Indonesian cuisine, mahasiswa S1 International Culinary Business diajak menyajikan masakan tradisional yang dikemas dengan konsep fine dining. Selain memasak, disinilah mahasiswa juga akan mengenal aturan table manner.

Bertempat dikampus IEU yang ada di jl. Raya Dukuh Kupang No. 157B, mahasiswa S1 International Culinary Business mendisain ruangan bak sebuah restaurant dengan nama "Ngiros Roso" dan balutan iringan gending Jawa. Tampak piranti saji tertata rapi diatas meja, posisi serbet, gelas, sendok dan garpu ditata sedemikian rupa. Ingat, alat makan yang diletakkan dari arah luar adalah yang pertama digunakan sesuai dengan keluarnya makanan.

Lantas, hidangan tradisional apa saja yang disajikan? Dengan porsi makanan yang berukuran kecil, untuk appetizer (menu pembuka) dimulai dengan sajian Siomay Bandung. Salah satu jenis dim sum Indonesia, yang terdiri dari siomay dibuat dari kulit pangsit diisi dengan ikan tenggiri atau udang dan dikukus. Pada penyajiannya ditambah dengan telur rebus, kol dan kentang, lalu disiram dengan saus kacang. Lanjut, sajian sayur asam. Terdiri dari bahan kacang panjang, kacang tanah, buah melinjo dan daun melinjo. Sajian berkuah rasa asam menyegarkan ini semakin menggugah selera makan.



















Sajian berikutnya, menu main course (menu utama) dengan hidangan ayam kremes. Ayam goreng yang menggunakan kremesan ini terasa semakin nikmat dan gurih karena ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Jangan lupa untuk menyajikannya komplit dengan sambal dan lalapnya.


















Terakhir sajian dessert (menu penutup). Kesegaran minuman dawet melengkapi deretan menu fine dining. Jenis minuman ini disajikan dalam bentuk minuman bersantan dan ditambahkan sirup gula merah. Dawet dibuat dari bahan dasar tepung beras ataupun tepung sagu, menggunakan air perasan daun pandan/daun suji sehingga berwarna hijau. Dengan aroma khas yang wangi alami membuat aroma dawet semakin nikmat. Apalagi ditambah buah nangka semakin menambah kelezatan dan aroma dawet.


Sajian tradisional dengan gaya fine dining pun siap untuk dinikmati dan bisa dijadikan peluang bisnis kuliner mahasiswa yang siap bersaing dipasaran. Anda ingin bisa seperti mereka ? Sekolah S-1 International Culinary Business bisa jadi pilihan untuk pendidikan kuliner & bisnis. *Upi



S1 Education Program
“International Culinary Business”

IEU (Indonesian European University)
Surabaya || Jl. Raya Dukuh Kupang No. 157B

Graha Tristar || Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya
Ph. 081233752227 – 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
www.kuliah-sambil-kerja.com
www.tristarculinaryinstitute.com
www.ieu.ac.id

Dalam materi kuliah Indonesian Cuisine, mahasiswa S1 International Culinary Business diajak menyajikan masakan tradisional yang dikemas dengan konsep fine dining


S1 International Culinary Business 

Menikmati sajian dengan gaya fine dining tidak selalu identik dengan hidangan Western. Mahasiswa S1 International Culinary Business dengan bangga menyajikan masakan tradisional Indonesia dengan konsep fine dining. 



Seperti kita ketahui, fine dining merupakan jamuan makan resmi dengan tingkatan tertinggi dari tata

cara menyantapnya. Mengapa tingkatan tertinggi ?, karena cara penyajian makanan ini benar-benar sangat spesial. Semua makanan akan fully serve sesuai dengan aturan mana dulu makanan yang akan disajikan. Dimulai dari appetizer, main course dan berakhir dengan sajian dessert.
Bersama Chef Yuda Agustian dan Chef Adeline Daniel, dalam materi kuliah Indonesian cuisine, mahasiswa S1 International Culinary Business diajak menyajikan masakan tradisional yang dikemas dengan konsep fine dining. Selain memasak, disinilah mahasiswa juga akan mengenal aturan table manner.

Bertempat dikampus IEU yang ada di jl. Raya Dukuh Kupang No. 157B, mahasiswa S1 International Culinary Business mendisain ruangan bak sebuah restaurant dengan nama "Ngiros Roso" dan balutan iringan gending Jawa. Tampak piranti saji tertata rapi diatas meja, posisi serbet, gelas, sendok dan garpu ditata sedemikian rupa. Ingat, alat makan yang diletakkan dari arah luar adalah yang pertama digunakan sesuai dengan keluarnya makanan.

Lantas, hidangan tradisional apa saja yang disajikan? Dengan porsi makanan yang berukuran kecil, untuk appetizer (menu pembuka) dimulai dengan sajian Siomay Bandung. Salah satu jenis dim sum Indonesia, yang terdiri dari siomay dibuat dari kulit pangsit diisi dengan ikan tenggiri atau udang dan dikukus. Pada penyajiannya ditambah dengan telur rebus, kol dan kentang, lalu disiram dengan saus kacang. Lanjut, sajian sayur asam. Terdiri dari bahan kacang panjang, kacang tanah, buah melinjo dan daun melinjo. Sajian berkuah rasa asam menyegarkan ini semakin menggugah selera makan.



















Sajian berikutnya, menu main course (menu utama) dengan hidangan ayam kremes. Ayam goreng yang menggunakan kremesan ini terasa semakin nikmat dan gurih karena ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Jangan lupa untuk menyajikannya komplit dengan sambal dan lalapnya.


















Terakhir sajian dessert (menu penutup). Kesegaran minuman dawet melengkapi deretan menu fine dining. Jenis minuman ini disajikan dalam bentuk minuman bersantan dan ditambahkan sirup gula merah. Dawet dibuat dari bahan dasar tepung beras ataupun tepung sagu, menggunakan air perasan daun pandan/daun suji sehingga berwarna hijau. Dengan aroma khas yang wangi alami membuat aroma dawet semakin nikmat. Apalagi ditambah buah nangka semakin menambah kelezatan dan aroma dawet.


Sajian tradisional dengan gaya fine dining pun siap untuk dinikmati dan bisa dijadikan peluang bisnis kuliner mahasiswa yang siap bersaing dipasaran. Anda ingin bisa seperti mereka ? Sekolah S-1 International Culinary Business bisa jadi pilihan untuk pendidikan kuliner & bisnis. *Upi



S1 Education Program
“International Culinary Business”

IEU (Indonesian European University)
Surabaya || Jl. Raya Dukuh Kupang No. 157B

Graha Tristar || Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya
Ph. 081233752227 – 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
www.kuliah-sambil-kerja.com
www.tristarculinaryinstitute.com
www.ieu.ac.id