twitter

Selasa, 07 April 2015

Tristar Institute



TRISTAR Culinary Institute merupakan suatu lembaga pendidikan yang
menghasilkan orang-orang yang memiliki ketrampilan di bidang Kuliner
dan Profesionalisme dalam bekerja di bidangnya.



Belajar, Bekerja, Berkarir, serta mampu menciptakan dan menjalankan usaha sendiri
merupakan tujuan dari TRISTAR Culinary Institute sebagai salah satu Sekolah Kuliner, Perhotelan  dan Pariwisata Terkemuka dan Terbaik di Indonesia.
Teknik Pengajaran di TRISTAR Culinary Institute, lebih ditekankan
kepada kegiatan praktek, yang lebih mengutamakan teknik
pembuatan dan pengolahan Produk Makanan Standar Internasional.



Kegiatan Praktek didapatkan mahasiswa pada tahun pertama hingga kedua untuk jurusan Perhotelan (Konsentrasi Patiseri & Tata Boga) dan praktek sampai
dengan tahun ketiga (Culinology - Molecular Gastronomy - Food Technology) untuk Jurusan S1 Culinary Bussiness.
Seluruh bahan praktek perkuliahan sudah disiapkan oleh pihak
TRISTAR Culinary Institute sebagai pihak penyelenggara.



Dengan didukung Fasilitas Kelas ber-AC, Dapur Lengkap Standar Hotel Bintang 5 dan Mesin Industri Makanan, Ruang Bar/Cafe, Perpustakaan. Laboratorium Komputer, Laboratorium Perhotelan (Front Office, House Keeping, Laundry, Contoh Kamar Hotel Mewah), Wi-Fi Zone, dan Tenaga Pengajar yang Sudah Berpengalaman, diharapkan
dapat membantu Mahasiswa untuk dipersiapkan menjadi tenaga-tenaga ahli
di bidang Kuliner, Perhotelan dan Pariwisata
Para mahasiswa juga diwajibkan mengikuti kegiatan magang/On Job Training selama enam(6) bulan di Hotel Bintang 4 atau 5.
untuk menambah wawasan serta mengaplikasikan ketrampilan yang telah
didapat selama belajar di Kampus.

TRISTAR Culinary Institute memiliki program pendidikan:
4. D4 Perhotelan.
6. S1 Food Technology
7. S2 Pariwisata

“Table Manner & Hotel Visit” Mahasiswa Akpar Majapahit Surabaya

Sebagai calon entrepreneur muda yang akan menjadi bagian dari pembangunan pariwisata di Indonesia, mahasiswa Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya berkesempatan untuk mendapatkan pengetahuan tentang table manner yang dilaksanakan di Hotel Majapahit Surabaya beberapa waktu lalu.

Tujuan diadakannya acara table manner dan hotel visit ini adalah untuk membentuk jiwa profesionalisme mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja baik pada skala nasional maupun internasional. 
Dipandu oleh trainer dari Hotel Majapahit, mahasiswa diperkenalkan pada sejarah heritage hotel majapahit Surabaya tersebut serta tentunya belajar tentang bagaimana harus bersikap, terutama pada acara jamuan makan dengan tamu, baik nasional maupun internasional. 
Dimulai saat hotel visit, mahasiswa diajak berkeliling mulai dari restaurant, spa, gym hingga kamar hotel. Yang menarik, saat ada di kamar hotel nomer 33, karena ada cerita yang menarik. 
Dimana kamar tersebut ketika residen Belanda kembali ke Surabaya setelah perang usai, beliau menempati  kamar tersebut. Kamar ini digunakan sebagai pusat komando karena mempunyai pintu darurat yang tembus arah perkampungan. Wow menarik...!
Lelah berkeliling, acara ini dilanjutkan dengan praktik Table Manner. Sebagai mahasiswa yang bergerak di bidang pariwisata dan hospitality service, pastinya perlu mengetahui bagaimana table manner, atau yang dikenal dengan aturan tata cara di meja makan tersebut. Beberapa contoh table manner yang benar adalah memakai peralatan makan dari luar, kalau sudah selesai makan garpu dan pisaunya disejajarkan searah jarum jam setengah 5 dan masih banyak lagi.

Di Hotel Majapahit, mahasiswa diajari lengkap dengan peralatan dan hidangannya menggunakan American Style. Para mahasiswa diberi set menu dari appetizer berupa Soft Roll Bread, Caesar Salad,  Pumpkin Soup,  Grill Chicken Breasts untuk main course, ditutup dengan Cream Caramel Pudding sebagai dessert-nya. Cukup mengenyangkan...!

Disini para mahasiswa berkesempatan untuk mengalami langsung dan mengaplikasikan ilmu yang dipelajari dikelas dibawah arahan para professional, sekaligus mendapatkan berbagai ilmu terapan yang didapatkan langsung dari para praktisi dan professional perhotelan. Anda tertarik, ingin bisa seperti mereka ? Akademi Pariwisata Majapahit tempat pendidikan yang bisa jadi pilihan. *Upi


Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2A6A1F4E
Fax. (031) 8432050

www.majapahit.org / www.matoa.info

Wisuda Akpar Majapahit di Hotel Bumi Surabaya

71 Mahasiswa D-III Akpar Majapahit Surabaya Kini Sandang Gelar Ahli Madya Pariwisata

AKADEMI Pariwisata (Akpar) Majapahit Surabaya sukses menghelat acara wisuda 71 mahasiswa jurusan D-III Usaha Perjalanan Wisata (UPW) dan Perhotelan di Hotel Bumi Surabaya pada Sabtu, 29 November 2014. Setelah diwisuda mereka berhak menyandang gelar Ahli Madya Pariwisata (Amd.Par).

Wisuda ke VI mahasiswa D-III Akpar Majapahit ini merupakan tonggak bersejarah bagi Yayasan Eka Prasetya Mandiri yang menaungi lembaga pendidikan tinggi itu, dalam kiprahnya mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni sebagai ahli madya di bidang pariwisata.

Ditemui di kantornya, Senin (1/12) pagi, Direktur Akpar Majapahit, Ir Juwono Saroso mengatakan, setelah sukses menghelat wisuda ke VI, sejumlah 71 mahasiswa D-III Akpar Majapahit, Sabtu (29/11) lalu, pihaknya berharap pasca gelaran wisuda tersebut semakin memacu adik-adik kelas untuk menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Pasalnya tidak bisa dipungkiri ada beberapa mahasiswa yang prothol sebelum waktunya mereka diwisuda.

“”Dengan adanya wisuda kali ini kami ingin momentum itu menjadi kebanggaan orang tua, masyarakat dan seluruh civitas akademika Akpar Majapahit, terutama mahasiswa D-III yang saat ini masih kuliah agar terpacu menyelesaikan studinya tepat waktu dan sukses meraih gelar Ahli Madya Pariwisata atau Amd.Par,” kata Juwono.

Selain itu juga, lanjut owner Akpar Majapahit ini, dengan adanya momentum wisuda perdana tersebut, alumni yang sudah bekerja di berbagai kota bisa berkumpul kembali, seiring dengan diaktifkannya Ikatan Alumni (IKA) Akpar Majapahit. Keberadaan Ikatan Alumni ini diharapkan bisa saling membantu antar mahasiswa, alumnus dengan pihak kampus.


Jika ada informasi terkait peluang kerja (jobs) atau penawaran magang kerja yang jelas bisa di-share dengan adik-adik kelasnya. ”Selain itu, kami juga berharap kepada alumnus yang saat ini telah bekerja atau berwirausaha sendiri, bisa menjaga nama baik almamater,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengundang beberapa mitra kerja dari kalangan hotel dan restoran anggota PHRI Jatim, travel agent, pelaku industri pariwisata lainnya serta dari pemerintahan cq Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim untuk menghadiri acara wisuda, sekaligus sebagai apresiasi atas terjalinnya kerjasama yang baik dengan institusi Akpar Majapahit.

”Dengan demikian kami harapkan mereka lebih yakin lagi terhadap eksistensi institusi Akpar Majapahit dan para alumnusnya. Sejauh ini, dari 71 wisudawan, 15 persennya telah mengabdi di almamater, sedangkan sisanya menjadi entrepreneur dengan membuka usaha sendiri dan ada juga bekerja di sejumlah perusahaan swasta di dalam maupun luar kota,”  terang Pak Yu, sapaan akrab Ir Juwono Saroso.

Seperti diketahui, industry pariwisata Indonesia ke depan akan menghadapi tantangan yang tidak ringan, memasuki era ASEAN Economy Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015., terutama terkait kompetensi SDM Indonesia dibandingkan dengan tenaga kerja asing pendatang (TKAP) yang sama-sama memiliki kesempatan untuk masuk ke bursa lapangan kerja baik Indonesia maupun di luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Dr H Jarianto MSi, dalam kata sambutannya di Buku Wiswuda Akpar Majapahit, yang dirilis bertepatan dengan acara wisuda 71 mahasiswa Akpar Majapahit, 29 November 2014.

Diakui Jarianto, pariwisata merupakan industry yang semakin berkembang secara signifikan, yang bisa dilihat bahwa jumlah hotel di Jatim sampai akhir 2013 mencapai 1.305, restoran sebanyak 1.845, rekreasi dan hiburan umum sejumlah 2.611 dan biro perjalanan wisata (BPW) sekitar 532, mengindikasikan bahwa betapa besarnya peluang lapangan kerja yang bisa dimanfaatkan.

”Nah, salah satu jawaban atas tantangan dan peluang tersebut adalah mendorong dunia pendidikan untuk menyesuaikan kurikulumnya agar berbasis kompetensi atau competed based training (CBT) yang berstandar internasional, sehingga dapat mengisi peluang kerja yang tersedia. Kami berharap lulusan Akpar Majapahit juga sukses dalam memasuki dunia kerja,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, panitia wisuda Akpar Majapahit juga mengukuhkan dua orang wisudawan terbaik dari masing-masing program studi. Untuk prodi UPW, wisudawan perbaiknya diberikan kepada Catur Puspitasari dengan IPK 3,62, sedangkan Albert Eddy Edward menjadi wisudawan terbaik dari prodi Perhotelan dengan IPK 3,75. Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati mahasiswa D-III Akpar Majapahit 2014.

Sekolah Perhotelan - Akademi Pariwisata

Antusias Mahasiswa Belajar Membuat Aneka 'Bread' Di Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya





Saat melintas di depan gerai bakeryshop, aroma roti hangat tiba-tiba menyeruak. Mungkin yang terlintas dalam pikiran adalah roti yang enak dengan tampilan yang menarik. Tapi pernahkah terpikir oleh kita bagaimana cara membuatnya?

Kesibukan sudah terasa setiap hari Senin sampai Jumat mulai jam 08:00 pagi di gedung lantai 2 di kampus Akademi Pariwisata Majapahit, Surabaya. Mereka adalah mahasiswa dari jurusan Pastry di Akpar Majapahit yang sedang belajar mata kuliah mengenai pengetahuan tentang pembuatan bakery dengan produk roti (bread). Sebelum praktik dimulai, terlebih dahulu para mahasiswa diberikan teori selama kurang lebih 1 jam.
Dengan tenaga pengajar yang profesional dan berpengalaman, serta didukung dengan peralatan standar industri, diharapkan mahasiswa bisa membuat berbagai macam roti hingga menjadi produk bercitarasa tinggi dan layak jual.

Chef Lily Andayani salah satu dosen pengajar di Akpar Majapahit, mengatakan setelah dibekali pengetahuan tentang materi roti, mahasiswa bisa langsung praktik membuat aneka roti. Untuk kegiatan ini, antusias mahasiswa cukup tinggi. Mereka dapat mengeksplorasi dan mengekspresikan kreatifitas yang dimiliki. Sebagai contoh berikut beberapa jenis roti yang mahasiswa buat, ada Brioche, Chocolate Bun, Taiwan Polo, Country Style French Bread, American Pizza, Crescent Roll, Focaccia with Olive, Black Sesame seed Roll, Top Seed Roll dan masih banyak lagi. Semua roti-roti itu tampil menarik.





Lantas, susahkah membuat produk bakery seperti yang dikerjakan para mahasiswa ini? Tidak ada kata susah untuk belajar. Akademi Pariwisata Majapahit memberikan kemudahan bagi Anda dalam mengeksplorasi dan mengekspresikan kreatifitas dan bakat yang dimiliki. Jadi tunggu apalagi, Akademi Pariwisata Majapahit pilihan yang tepat untuk belajar menjadi baker profesional. *Upi


Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050