Kursus Kue & Masakan


Sabtu, 22 Maret 2014

Alumnus Tristar Culinary Institute - Wira Usaha Cake Shop & Produksi Oleh Oleh Khas Bali





           SOSOK Daniel penampilannya memang kalem, tapi jangan salah sangka kalau bujangan yang punya tinggi badan172 cm ini boleh dibilang piawai dalam urusan bisnis Wedding Cake di Bali.

          Bisnis wedding cake yang telah dirintisnya sejak dua tahun lalu itu semakin bersinar seiring dengan kian banyaknya atensi masyarakat terhadap aneka kreasi produk wedding cake di pulau Dewata tersebut terutama untuk mendukung pernak-pernik pesta pernikahan.
Info Kuliah di Tristar Culinary Institute
Surabaya & Jakarta
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
08883271088.  PIN BB: 3298F492.

          Di mata pria kelahiran Jakarta 28 tahun silam itu, sukses menyelesaikan jalur pendidikan formal S1 jurusan Arsitektur Universitas Atmajaya (2008) dan meneruskan kuliah S2 jurusan Managemen Bisnis Ubaya (2011) masih belum cukup untuk terjun di belantara dunia bisnis, sehingga pria berkacamata ini masih menyempatkan diri mengenyam pendidikan Pastry dan Culinary di TristarCulinary Institute (TCI), lulus pada 2011 lalu.
          Nah berangkat dari hobinya membuat kue danmenghiasnya menjadi kue yang penampilannya menarik, mendorong dirinya untuk membuka usaha pastry.Dengan dukungan orang tua tentunya, ia memulai usahanya dengan menekuni pembuatan pia –dengan merek Tiga Raja—di Jl Tukad Yeh Aya 112 A Renon, Denpasar.


          Pia yang diproduksinya terinspirasi dari pia –oleh-oleh khasJogja— tetapi ukurannya dibuat lebih besar.dengan enam pilihan rasa, yakni Pia Original (Kacang Hijau),  Pia Keju Susu, Pia Spesial Coklat, Pia Fruity Cherry, Pia Durian Montong danPia Campur. Dengan  tampilan dan kemasan yang berbeda inilah maka Daniel berani mengklaim kalau pia Tiga Raja yang diproduksinya layak disejajarkan dengan piaJogja, sekaligus dikenal sebagai oleh-oleh khas Bali.

          PiaTiga Raja selain tersedia di outlet Jl Tukad Yeh Aya 112 A Renon, Denpasar, juga bisa dipesan di toko oleh-oleh (ada 4 toko) sebagai penyalur dan dua supermarket di Denpasar yang bekerjasama dengan pihak Moist Cake Shop, yang memproduksi piaTiga Raja.
Info Kuliah di Tristar Culinary Institute
Surabaya & Jakarta
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
08883271088.  PIN BB: 3298F492.
          ”Kalau soal rasa, piaTiga Raja boleh diadu.Ibarat ada rasa ada harga.Satu pack piaTiga Raja isi delapan biji dipatok Rp 55 ribu sampai Rp 60 ribu.Untuk oleh-oleh keluarga, kerabat atau orang-orang tercinta, harga segitu tidak terlalu mahal koq,” tukas Daniel, sembari tersenyum.
Info Kuliah di Tristar Culinary Institute
Surabaya & Jakarta
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
08883271088.  PIN BB: 3298F492.
          Tidak hanya menyediakan pia untuk oleh-oleh, Moist Cake Shop juga menyediakan aneka Wedding Cake, Birthday Cake (Sacher, Tiramisu, Spiku, Vanila Fruit, Reguler Cake, Photo Cake), Picture Chocolate Loypop (untuk cendera mata), Breads, Pudding, Cookies, Snack Box dan lain-lain.
Info Kuliah di Tristar Culinary Institute
Surabaya & Jakarta
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
08883271088.  PIN BB: 3298F492.
          Dengan menambah varian produk roti dan kue yang diproduksi  Moist Cake Shop, maka permintaan pun semakin banyak.Untuk mendukung roda bisnis, Daniel dibantu empat orang karyawan yang ahli dibidangnya. Sementara itu untuk mendukung pemasaran, pihaknya selain rajin mengikuti berbagai event pameran terutama wedding expo, juga membuat website sendiri, yakni:  www.moistweddingcake.com.

          ”Dampaknya memang terasa karena wedding cake yang diproduksinya sekarang semakin dikenal publik Bali.Makanya, tak heran jika omzet usahanya saat ini bisa tembus Rp 75 jutaper bulan,” pungkasnya.  

 Info Kuliah di Tristar Culinary Institute
Surabaya & Jakarta
081234506326. PIN BB: 2A6A1F4E.
081233752227. PIN BB: 2A1CE131.
08883271088.  PIN BB: 3298F492.


(ahn)




.


Kamis, 13 Maret 2014

Unit Kegiatan Mahasiswa Akpar Majapahit - Drama Valentine by Hizteria

"Power Of Love"

P       PEMERAN :


1.      Fungky & Cica sebagai  Eza & Monik
2.      Aryo & Jenifer sebagai Orang Tua Monik
3.      Charles Jonathan & Roni sebagai Manager
4.      Steven Alston & Melina sebagai Wartawan
5.      Prabu sebagai Alex
6.      Hafid,Brian,Ryan sebagai anggota Komunitas Bartending.
         Maharani Anastasya sebagai Waiter



        Malam itu di Noami Café & Resto terlihat 2 pasang kekasih yang sedang Dinner romantis,suasana makin hangat dengan dukungan music klasik dan interior Café yang identik dengan warna Pink dan pernak pernik Valentine itu.

                                       



Sambil menunggu pesanan makanan datang,Eza dan Monik terlihat menikmati suasana malam itu dengan obrolan santai, begitupun dengan Monik malam itu terlihat sangat cantik dengan pakaian mini dressnya dan rambut sebahunya yang terurai.
Tak lama kemudian Waiter datang membawa makanan untuk dihidangkan sebagai Dinner mereka malam itu.
2 gelas minuman mocktail menghiasi meja mereka,dan juga makin menarik karena ada sebuah Nasi goreng berbentuk Love beserta Sandwich nya,semua makanan di Café tsb berkonsep menu Valentine,membuat malam itu semakin Romantis.



Eza dan Monik berpacaran sejak 1 bulan yang lalu, sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta ini bertemu di Kampus,kebetulan mereka kuliah dikampus yang sama. Akan tetapi Papa Mama Monik melarang nya pacaran dengan Eza karena latar belakang Eza yang menurutnya nggak jelas. Eza lahir dari keluarga sederhana,wajah kental jawa dan kepolosannya membuat Monik jatuh hati saat pertama bertemu, lain hal nya dengan Monik,yang mempunyai wajah Oriental,mampu membuat siapa saja yang melihatnya jatuh hati padanya. Namun Cinta memang buta,Cinta tulus Monik kepada Eza,mampu membuat cowok cowok dikampus iri hati. Hal itu jugalah yang membuat Eza dan Monik menjalin Hubungan backstreet. Larangan dari orang tua,dan kecemburuan sosial tak membuat Eza menyerah,Dia tetap mempertahankan dan memperjuangkan cintanya.

Malam itu adalah kencan ke 3 Monik dan Eza,ditengah tengah keseruan mereka dinner, tak disangka Mama Papa Monik juga mengadakan dinner di Café yang sama,alhasil mereka ketangkap basah sedang dinner bareng. Mama Monik marah besar,demikian juga dengan Papa Monik yang berprofesi sebagai Owner di sebuah Restoran Surabaya,menginginkan kelak Monik akan mendapatkan jodoh yang setara dengannya. Perkataan Papa Monik membuat Eza minder dan sangat sakit hati.Setelah Monik dan keluarganya meninggalkan Restoran tempat mereka Dinner, Eza sedih banget, ekspresi di wajah Eza malam itu terlihat sangat kecewa, frustasi yang amat dalam. Tak disangka beberapa saat kemudian, datangnya sebuah rombongan anak muda yang kemudian duduk untuk memesan makanan di Restoran yang sama,pandangan mereka tertuju pada Eza yang mejanya bersebelahan dengan mereka.
Eza Heran dan kekhawatirannya makin besar,Dia kira segerombolan anak muda itu adalah preman yang akan mengganggunya, namun siapa sangka kalau ternyata mereka adalah sebuah komunitas anak muda yang bergerak dibidang seni Bartending.




Hanya memerlukan sedikit waktu untuk mengobrol,akhirnya terlihat senyum Eza kembali menghiasai wajahnya yang sejak tadi murung karena cemas itu, seperti ada harapan baru di bola matanya.
Tak membutuhkan waktu lama, segerombolan anak muda itu memperlihatkan aksinya di depan Eza,dengan melempar botol beberapa kali,yang disebutnya sebagai Juggling.
Eza sangat antusias untuk bergabung di komunitas tersebut. Alhasil diajaklah si Eza ke tempat yang biasa mereka lakukan untuk latihan. Hingga akhirnya Eza bisa dan handal dalam memainkan botol/ Jugling.
Suatu hari,salah satu Manager Restoran tidak sengaja melihat Eza sedang beratraksi Juggling, Manager itu tertarik untuk mengundang Eza dan teman temannya untuk mengisi acara yang akan diadakan seminggu lagi di Restoran tersebut.



Setelah semuanya setuju dan akhirnya melakukan MOU dikedua belah pihak.
Tepat acara berlangsung,dan Eza beserta teman temannya telah siap untuk menampilkan atraksi bartending yang berbeda dan mereka khususkan special untuk hari itu juga,siapa sangka kalau ternyata Papa Monik lah Owner dari Restoran tsb .
Pucuk dicinta ulampun tiba, siapa sangka dari situlah cinta Monik dan Eza mendapat restu dari kedua orang tua Monik. Hal ini karena Papa nya tak lagi memandang sebelah mata terhadap Eza, ternyata Eza punya kemampuan yang mampu membuat orang tua Monik bangga.






Finally,perseteruan mereka berakhir damai, seketika itu pula, Monik yang hadir dalam acara tersebut,melihat dengan bangga atraksi yang dilakukan Eza. Mereka pun mendapat restu dan bahagia selamanya.
Eza bersyukur telah dipertemukan dengan sebuah komunitas yang diketuai oleh Alex ini, dengan demikian, bisa membawa dirinya berprestasi dan mendapatkan cinta sejatinya.
-Happy Ending-




Demikianlah Drama Valentine yang dipersembahkan oleh teman teman D'Hizteriz Street. Acara berjalan dengan lancar dan ada pesan tersendiri yang bisa kita simpulkan dari Drama tersebut yaitu semua orang punya potensi yang ada pada dirinya,mungkin hanya terpendam saja, namun ketika potensi itu kita asah terus menerus maka akan menjadikan diri kita menuju sebuah prestasi yang mungkin tidak semua orang menyangka. Soo,dari situlah kita akan jadi diri sendiri yang unik,prestasi yang membuat orang lain bangga.
Maka jangan ragu untuk berorganisasi,berkumpul dalam sebuah komunitas, karena setiap pembelajaran datangnya dari orang lain,hal itulah yang akan mampu mendukung kita mencapai sesuatu.-Sukses- (/Nisa)



Sabtu, 01 Maret 2014

Pengenalan Kegiatan Kampus Mahasiswa Baru Matoa (Majapahit Tourism Academy)





MATOA (Majapahit Tourism Academy) atau biasa disebut Akpar Majapahit memiliki sebuah program yang unik, yaitu kegiatan outbound. Kegiatan outbound yang diselenggarakan Akpar Majapahit tidak hanya untuk hiburan semata, melainkan menjadi salah satu program kegiatan PKKMB atau Pengenalan Kegiatan Kampus Mahasiswa Baru. PKKMB tersebut tidak hanya dilaksanakan di dalam kampus namun juga dilaksanakan di luar kampus seperti kegiatan outbound tersebut. Tujuan dari kegiatan ini menurut Ibu Maftucha (Asisten Direktur 3 bagian Kemahasiswaan Akpar Majapahit) adalah membentuk karakter mahasiswa Akpar Majapahit. Hal ini juga menunjukkan bahwa bekerja di bidang perhotelan atau di bidang jasa lainnya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Selain itu juga mahasiswa dibentuk agar lebih mementingkan kepentingan wisatawan atau customer.



video

Nahhh, Akpar Majapahit sudah menunjukkan jika lembaganya ini adalah sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan resmi yang sangat menguntungkan bagi calon calon pekerja di bidang perhotelan dan di bidang jasa lainnya, karena di Akpar Majapahit mahasiswa dibentuk sejak awal agar menjadi pekerja yang kompeten.


Akpar Majapahit tidak berkutat di bidang perhotelan dan usaha perjalanan wisatanya saja, tapi ada juga jurusan kuliner dan patiseri yang juga tidak kalah populernya. Selain itu juga Akpar Majapahit menyediakan wadah untuk masyarakat umum berupa kursus memasak. Akpar Majapahit tidak cuma ada di Surabaya saja, tapi juga di Jakarta. Intinya kalian gak bakal nyesel kalau memilih Akpar Majapahit menjadi pelabuhan belajar kalian.

For futher information, kalian bisa menghubungi:
Surabaya       : 081233752227, PIN BBM 2A1CE131
  081234506326, PIN BBM 27ECEFD1
Jakarta           : 08883271088, PIN BBM 3298F492
Atau bisa mengunjungi website kami di www.majapahit.org atau bisa langsung mengunjungi kampus kami di Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya 

see you guys!  (/dsp)

Kunjungan Mahasiswa Matoa ke Merpati Training Centre

"For the first time in forever
There'll be magic, there'll be fun~"


hayooo, sapa sih yang gak tau sepenggal lirik di atas?
yapp bener banget, ini adalah lagu dari Idina Menzel "For The First Time In Forever" Ost. Frozen, salah satu film animasi Disney, dan lagu ini cocok banget untuk jadi soundtrack pengalaman anak D3 Reguler Usaha Perjalanan Wisata sewaktu mengunjungi Merpati Maintenance Facility atau biasa disebut MMF.



"Kok bisa cocok gitu sih?" pasti pada nanya gitu kan? ya pasti lah cocok! masalahnya nih yaa, ini kali pertama anak D3 Reguler Usaha Perjalanan Wisata berkunjung ke MMF.
eittttss gak cuma sekedar berkunjung aja lho guys! tapi kami juga diberi kuliah umum mengenai bagaimana proses sebuah pesawat bisa direlease. Selain itu kami juga diberi tau tentang bagaimana seorang enginerr.



Di sana kami disambut oleh salah satu staff di MMF, beliau juga yang menerangkan pada kami semua hal yang berkaitan dengan pesawat dan cara merawat pesawat itu sendiri.



Setelah diberi kuliah umum di meeting room milik MMF, kami langsung diajak menuju hangar.
tapi sebelum menuju hangar, mahasiswa-mhasiswi beserta para pendamping diwajibkan menitipkan semua barang-barang, termasuk HP dan kamera. mereka memang menerapkan peraturan yang ketat agar properti dan dokumen milik merpati tidak bocor. jadi intinya untuk privacy gitu guys...........
sayang banget gak bisa mendokumentasikan suasana di dalam hangar, tapi ada yang lebih bernilai dari sebuah dokumentasi, pengetahuan mennnn (wetseeeeh..)
ciyus deh, kami jadi tau letak black box yang di setiap pesawat ternyata tempat menyimpannya tidak sama. meskipun penuh ilmiah banget dalam menerangkan, tapi kami tetep ngerti, karena langsung ada alat peraganya. kami juga diajak melihat dalam pesawat: mulai dari ruang cockpit, pantri, tempat para penumpang, and many more

setelah semua kegiatan selesai, tidak lupa kami foto bersama di depan gedung Merpati Training Centre atau biasa disingkat MTC



such a good memories for us to visit this company..
a great Indonesia's company..
it's unforgetable :)

Rabu, 08 Mei 2013

Pelatihan Tatacara Minum Teh Jepang di Majapahit Tourism Academy




           Ada yang istimewa di Kampus Akpar Majapahit pada tanggal 22-25 April 203. Pasalnya, Akpar Majapahit kedatangan tamu sebanyak 11 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Krembangan Surabaya ---dari Korps Suplai--- yang ingin menimba ilmu tentang tata cara minum teh ala Jepang.

          Untuk suksesnya acara tersebut, pihak Akpar Majapahit menghadirkan langsung dosen Mrs Iwasaki Yasui (native speak) dan dua orang mahasiswa dari Jepang yakni Hiroe Miyake dan Nanaho Miyake, yang saat ini belajar di Unitomo dalam program pertukaran mahasiswa (student exchange).

         Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner

 Dari pihak Akpar Majapahit nampak hadir dalam jamuan minum teh ala Jepang adalah Hedy W. Saleh, Machtucha dan R Bagus Handoko, sedang dari pihak Unitomo diwakili Cicilia Tantri Suryawati dan Mrs Iwasaki Yasui (dosen).


Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Tataboga


          Menurut R Bagus Handoko, kehadiran 11 taruna AAL (kadet) Tingkat II yang belajar kuliner di kampus Akpar Majapahit ini merupakan langkah awal dari kerjasama yang dirintis oleh kedua lembaga. Begitu juga dengan pihak Unitomo, kami juga menjalin kerjasama terutama yang berhubungan dengan bidang studi Bahasa Jepang berikut pernak-perniknya,” ujar chef Bagus Handoko, yang juga menjadi dosen tidak tetap (food & beverage) di AAL.

          Para kadet pun nampak antusias mengikuti penjelasan langsung dari native speak Mrs Iwasaki Yasui yang dipandu bersama Cicilia Tantri Suryawati, Chef Bagus Handoko dan Machtucha.  Para kadet juga dipersilakan untuk praktik dan mempraktikkan tata cara minum teh ala Jepang dengan didampingi langsung oleh dua mahasiswi Jepang yang sekarang belajar di Unitomo.

Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Tourism - Hotel Management - Culinary - Baking & Pastry

          Asisten Direktur III Akpar Majapahit Machtucha, Dipl.Hot., SE, M.Par mengatakan, upacara minum teh (chanoyu) adalah suatu etiket mengenai tata cara menyajikan teh dan menikmatinya.

          Menurut historisnya, teh pertama kali masuk ke Jepang sekitar abad 8 (zaman Nara) dibawa oleh para pendeta dan cendikiawan dari China dan meluas di kalangan para bangsawan. Pada saat itu, dibandingkan sebagai minuman, teh lebih dikenal sebagai obat.

          Pada awal zaman Kamakura (sekitar akhir abad 12 sampai awal abad 14), bibit teh dibawa dari China dan ditanam di Jepang. Pertama kali teh ditanam di Jepang di kuil Kousanji di daerah Kyoto Utara.


          Upacara sekitar minum teh pertama kali dirancang oleh Murata Shukou, sekitar akhir abad 15. Murata Shukou  yang selalu mendampingi Shogun Ashikaga Yoshimasa mencoba menemukan keserasian kehidupan hening, sunyi, lepas dari kegaduhan duniawi, serasi dengan alam.

          Adapun yang berjasa dalam mengangkat upacara minum teh ke dalam dunia seni adalah Senno Rikyuu, seorang warga Sakai (Osaka). Hingga sekarang, Chanoyu merupakan suatu  bentuk kesenian khas Jepang yang memiliki keindahan absolut.


          Upacara atau tata cara minum teh ala Jepang (chanoyu) punya banyak aturan. Tidak sesederhana yang Anda pikirkan. Tapi hal ini membuat tatacara minuma ala Jepang menjadi istimewa.

          Ketika Anda bertamu dan disuguhi teh oleh tuan rumah, maka Anda tidak boleh langsung meminumnya. Ada beberapa hal yang  harus dilakukan sebelum menikmati teh hijau yang baru saja dibuat tuan rumah. Dalam chanoyu, teh disajikan dalam cawan yang biasanya memiliki motif di salah satu sisinya.

          Saat menerima cawan, tamu harus mengangkatnya dengan ketinggian sejajar mata. Lalu, turunkan hingga sejajar dada dan putar dua kali cawan ke arah kanan agar gambar di cawan menghadap ke luar, bukan ke arah mulut Anda.

          Gerakan yang sama juga diterapkan untuk cawan-cawan tidak bermotif. Teh hijau dalam cawan tersebut harus dihabiskan sebagai tanda hormat.  Agar tehnya tandas tidak bersisa, ditegukan terakhir lebih baik diseruput, sedot sampai habis.

          Setelah selesai minum teh, tamu dapat memperhatikan detil cawan, mulai dari motif hingga nama pembuat yang biasanya ada di bagian bawah cawan. Perlu diingat, setiap cawan itu berbeda-beda, Anda belum tentu bisa bertemu dengan cawan yang sama. Selain itu, cawan juga sangat berharga, jadi ketika melihatnya harus sangat berhati-hati.

          Kebiasaan minum teh di Jepang merupakan ritual tradisional dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut chato atau cha no yu, kalau di luar ruangan disebut nodate.

          Teh disiapkan secara khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh yang disebut Tea Master. Teh bukan cuma dituang dengan air panas dan diminum, tapi sebagai seni dalam arti luas. Dihidangkan dan dinikmati sekelompok tamu di ruangan khusus untuk minum teh yang disebut chashitsu.

          Upacara minum teh mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir dan agama. Dalam menyajikan minuman, cangkir yang disediakan untuk tamu wanita dan pria juga berbeda.

          Tea Master, orang yang menyiapkan teh memberikan cangkir (yang sebenarnya mangkok) tidak sembarangan, namun sesuai "kepribadian" para tamu, biasanya para lelaki diberi cangkir yang simple, dan para wanita diberi cangkir bunga.

    Info Kuliah di Akademi Pariwisata Majapahit
Surabaya: 081234506326 PIN BB: 27ECEFD1
Surabaya: 081233752227 PIN BB: 2A1CE131
Jakarta:  08883271088 - PIN BB:3298F492
Majapahit Tourism Academy
Sekolah Pariwisata - Perhotelan - Kuliner - Patiseri     

      Pada umumnya, upacara minum teh menggunakan teh bubuk matcha yang dibuat dari teh hijau yang digiling halus. Upacara minum teh menggunakan matcha disebut matchado, sedangkan bila menggunakan teh hijau jenis sencha disebut senchado.

          Posisi dan teknis minum teh juga ada aturannya. Posisinya adalah seperti duduk di antara dua sujud pas sholat. Bagi yang tak terbiasa, ini adalah posisi yang tidak nyaman.

          Selain itu, sebelum menempelkan cangkir ke bibir, cangkir diletakkan di telapak tangan kiri dan tangan kanan harus memutar cangkir 180 derajat dalam tiga putaran! Jika lupa, ini dianggap sangat tidak sopan, dan tuan rumah akan sangat tersinggung. Karena gambar bunga-bunganya harus terlihat di depan sehingga tuan rumah mengetahui bahwa kita sangat menikmati teh tersebut.

          So, jika Anda berkesempatan dijamu orang Jepang, maka tidak bingung harus bersikap seperti apa. (ahn)